Mengambil faidah dari hadits ‘Amr bin Shu’aib radhiallahu ‘anhu

๐Ÿ“๐Ÿ’ก๐Ÿ“š MENGAMBIL FAIDAH DARI HADITS ‘AMR BIN SHU’AIB RADHIALLAHU ‘ANHU

ู…ูุฑููˆุง ุฃูŽูˆู’ู„ุงุฏูŽูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุตู‘ูŽู„ุงุฉู ูˆูŽู‡ูู…ู’ ุฃูŽุจู’ู†ูŽุงุกู ุณูŽุจู’ุนู ุณูู†ููŠู†ูŽ ูˆูŽุงุถู’ุฑูุจููˆู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‡ูู…ู’ ุฃูŽุจู’ู†ูŽุงุกู ุนูŽุดู’ุฑู ูˆูŽููŽุฑู‘ูู‚ููˆุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุถูŽุงุฌูุนู

“Perintahkan anak-anak kalian untuk melaksanakan sholat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka (jika tidak mau sholat) ketika mereka berusia sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” [HR. Abu Dawud]

๐Ÿ“‘ Faidah yang bisa diambil diantaranya:

โ‘ด Hendaknya sebagai orang tua mereka selalu berusaha memerintahkan anaknya untuk melakukan perkara yang ma’ruf.

โ‘ต Hendaknya selalu melarang dari perkara yang munkar.

โ‘ถ Diperbolehkan bagi orang tua untuk memberikan hukuman, akan tetapi orang tua harus mengerti terkait hukuman yang diberikan.

โ‘ท Orang tua memberikan motivasi, hadiah, pujian, ketika anak-anak bisa melakukan perkara yang ma’ruf dan menjauhi perkara yang munkar.

โ‘ธ Hendaknya orang tua menjauhkan sebab-sebab yang merusak tarbiyah.

โ‘น Hendaknya orang tua berusaha untuk mendekatkan yang menjadi sebab-sebab keberhasilan tarbiyah anak.

Perlu diingat! 6 perkara diatas hanyalah upaya dan tidak boleh bagi kita menyandarkan kepadanya, akan tetapi teruslah menyandarkan semuanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

๐ŸŽ™ Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal, Lc hafizhohullah

๐Ÿ—“๐Ÿ•Œ Audio Kajian “Pendidikan Anak-anak Kita” ll Ahad, 21 Rajab 1436 H – 10 Mei 2015 M ll Ma’had Al-Manshuroh Purbalingga

๐Ÿ”ด๐Ÿ”Š Link audio:
http://bit.ly/1WKrmot
(1,7 MB) – durasi [09:39]

โ— โ— โ— โ— โ— โ—
๐Ÿ“๐ŸŽจ๐Ÿ“ก Majmu’ah Tarbiyatul Aulad
๐Ÿ“Ÿ Channel Telegram: t.me/TarbiyatulAulad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: