Jangan segan menggendong buah hatimu

๐ŸŒน๐ŸŒท๐Ÿ˜๐Ÿฅ› JANGAN SEGAN MENGGENDONG BUAH HATIMU

๐Ÿ“œ Al-Bara’ bin Azib radhiallahu ‘anhu berkata:

ุฑุฃูŠุช ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูˆุงู„ุญุณู† ุนู„ู‰ ุนุงุชู‚ู‡ ูˆู‡ูˆ ูŠู‚ูˆู„: ุงู„ู„ู‡ู… ุฅู†ูŠ ุฃุญุจู‡ ูุฃุญุจู‡ (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ููŠ ุงู„ุฃุฏุจ ุงู„ู…ูุฑุฏ)

“Aku melihat Nabi shalallahu ‘alahi wasallam menggendong al-Hasan di atas pundaknya, sambil berdo’a: Ya Allah sesungguhnya aku mencintainya, (maka aku memohon) agar Engkau mencintainya.” (HR. al-Bukhori dalam Adabul Mufrod)

โœ๐Ÿป Berkata Syaikh Zaid Al Madkhali rahimahullah:

“Faidah yang bisa diambil dari hadits ini: wajibnya untuk mencontoh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam menyayangi anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan. Yang demikian itu disebabkan lemah dan butuhnya anak-anak tersebut terhadap hal-hal yang bisa membuat hati mereka bahagia. Dan dalam rangka mewariskan pada mereka adab yang baik, yang mana anak kecil mecontohnya dari akhlak orang yang sudah besar. Inilah manhajnya kaum muslimin dan muslimat, yaitu mereka adalah orang-orang yang pandai dalam berbuat lemah lembut, penyayang, pandai mendidik dan mencintai orang-orang yang berhak dicintai, terkhusus orang yang lemah seperti anak-anak dan yang semisalnya.”

๐Ÿ“š Aunul Ahadish Shomad Syarh Adabil Mufrod, 1/114

๐Ÿ•Œ๐Ÿก al-Atsary Majalengka
๐Ÿ“Ÿ Channel Telegram: t.me/salafymajalengka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: