Berlarian menuju kebinasaan

BERLARIAN MENUJU KEBINASAAN

πŸ›³ Setelah Allah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang memerintahkan Nabi-Nya supaya berdoa tatkala hendak menaiki bahteranya maupun saat berlabuhnya…
🌊 Lalu Allah membawa Nabi Nuh bersama kaumnya yang beriman,berlayar ditengah gelombang laksana gunung…
πŸŒͺ Bersamaan dengan tingginya gelombang dan harapan keselamatan bagi keluarganya,tiba-tiba beliau melihat anaknya…
πŸ” Beliau memanggilnya dengan penuh cemas:”Hai anakku,naiklah bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang kafir!.”…
🚨 Namun apa boleh buat,sungguh malang nasibnya ketika seruan kasih sayang orang tuanya dibalas dengan kedurhakaan dan kesombongan pada Robnya…
🏜 Dengan entengnya ia mendebat seruan ayahnya:”Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang bisa melindungiku dari air bah ini!”…
πŸ›Ά Maka untuk kesekian kalinya, Nabi Nuh menyarankan dengan penuh kasih dan sayangnya supaya kembali ke jalan Allah Sang Pemilik air bah tersebut…
🏳 Dan dengan penuh harap serta cemas Nabi Nuh menjawab jawaban anaknya:”Tidak ada yang bisa melindungi hari ini dari adzab Allah kecuali yang Dia rahmati!”…
πŸ“œ Usaha tetaplah usaha,namun tak bisa merubah ketetapan-Nya…
🎯 Akhirnya putra beliau termasuk golongan yang ditenggelamkan bersama kaumnya yang kafir kepada Allah Rab semesta alam…

Cukuplah berita anak ini mewakili proses kebinasaan kaum Nabi Nuh ‘alaihis salam yang ia menolak dakwah Ayahnya, sekalipun beliau adalah utusan Allah tabaroka wa Ta’ala…
Mereka semburat berlarian dari kematian…
Justru bertambah dekat dengan kebinasaan…

✍🏼 Qoshoshul Anbiya
πŸ“š https://t.me/kisahparaNabi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: